Jika di dalam amal tersebut terdapat dua hal yaitu iman dan islam yakny:adanya kesempurnaan cinta dan kesempurnaa tawadhu’ yang kita mengakuu sebagi hambayang hina di hadapan Allah SWt ikhlas dalam mengerjakannya.
segala perbuatan baik yang menunjukan kepada ibadah(baik) tidak akan di katakan ibadah bila di lakukan tanpa iman dan islam tapi akan di katakan adalah kesiasiaan yang nyata.
Pada bulan puasa kita di haramkan bersetubuh dengan istri pada siang hari atau dengan sengaja mengeluarkan mani dengan tangannya.Mmengeluarkan mani pada siang hari pada saat sedang berpuasa akan membatalkan puasa.
Tapi bila mani tersebut keluar bukan karena jamag dengan istri atau tidak sengaja keluar seperti kita bermimpi waktu kita sedang ketiduran,maka puasa harus di teruskan dengan catatan kita harus mandi besar atau mandi junub seperti biasa yang kita lakukan dan serta melanjutkan puasa sampai saat berbuka dan puasanya tetap sah,demikianlah hukum mengeluarkan mani pada siang hari di saat kita sedang berpuasa.
Barang siapa yang dengan segaja mengeluarkan mani atau berjimag dengan istri di siang hari pada waktu berpuasa maka batallah puasanya dan akan mendapat ganjaran dengan harus berpuasa berturut turut selama dua bulan(2 bulan) dan tidak boleh berselang barang satu hari pun.
Kalau lukisan/gambar atau patung yang tidak bernyawa tidak di haramkan untuk membuatnya atau menjualnya kemudian memakan hasil penjualannya,Seperti sabda Nabi saw yang diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra,bahwa ia di temui oleh seorang laki-laki kemudian bertanya :Hai Abdullah bin Abbas!saya hanya seorang manusia biasa.Penghidupan saya dari keahlian saya membuat lukisan gambar-gambar ini.Abdullah bin Abbas ra mengatakan:Apa yang akan saya sampaikan kepadamu ini adalah apa yang telah saya dengar dari Rasulullah saw,saya pernah mendengar beliau bersabda”siapa yang membuat gambar/lukisan/patung makhluk bernyawa,maka Allah akan menyiksanya sampai dia bisa menghidupkan lukisannya,padahal dia tidak akan bisa menghidupkannya sampai kapanpun.”laki-laki itu menarik nafas panjang dan wajahnya pucat,kemudian Abdullah bin Abbas ra mengatakan:jika kamu ingin tetap membuat lukisa/gambar/patung buat saja lukisan pohon atau apa saja yang tidak bernyawa.
Malaikat sangat melaknat seorang istri yang menolak bersetubuh dengan suaminya,apa bila suaminya tidak ridha dia tolak bersetubuh,maka malaikat akan melaknat seorang istri itu sampai pagi seperti hadis Nabi saw yang di riwayatkan dari Abu Hurairah ra,dia berkata”Apabila seorang suami mengajak istrinya tidur bersama ( untuk persetubuhan) kemudian si istri menolak sehingga si suami semalaman murka,maka si istri tersebut dilaknati oleh para malaikat sampai pagi.”
Untuk kaum ibu yang ingin mendapatkan ridha dari para malaikat dan juga dari sang suami maka janganlah menolak ajakan bersetubuh dengan sang suami,karena patuh dengan suami adalah wajib bagi seorang wanita yang telah mempunyai suami.Kalaupun ingin menolak maka tolaklah dengan sopan dan dengan alasan yang tepat supaya sang suami tidak murka semalaman.
Allah dan Rasulnya melarang membujang dan mengebiri diri karena itu termasuk menyiksa diri sendiri dalam agama islam menyiksa diri sendiri haram hukunnya.
Seperti sabda baginda Rasul saw yang diriwayatkan dari Sa’ad bin Abi waqqash ra,dia berkata :Nabi saw tidak mengizinkan Utsman bin Mazh’un membujang.Seandainya Rasulullah saw mengizinkannya niscaya kami akan mengebiri diri kami”
(mengebiri adalah membunuh nafsu seksual untuk selamanya dengan cara memutuskan saluran tertentu atau pun menghilangkan biji zakar atau testis)
Bagi kaum laki-laki akan di terpa fitnah yang sangat besar di dunia ini dan fitnah yang paling besar adalah perempuan dan anak-anaknya seperti firman Allah berikut yang artinya “sesungguhnya di antara istri-istrimmu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu”(Al-Qur’an At-Taghaabun:14)
Dan juga hadist Nabi saw yang di riwayatkan dari Ustman bin Zaid ra:bahwa Nabi pernah bersabda “Sepeninggalku nanti tidak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki dari pada fitnah perempuan”
Maka bagi kaum laki-laki berhati-hati dalam membina rumah tangga jagalah anak dan istri karena mereka itu bisa menyeret kita kedalam neraka jahannam.
Haram hukumnya memelihara anjing di rumah kalau bukan untuk berburu atau sebagai penjaga.Seperti sabda Rasulullah saw dari Abdullah bin Umar ra:bahwa Nabi saw pernah bersabda “Siapa yang memelihara anjing bukan untuk penjaga atau untuk berburu,maka pahala baiknya setiap hari di kurangi dua Qirath”
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an kemudian mengajarkan pada orang lain”
Diriwayatkan dari Ustman ra.bahwa Nabi saw:pernah bersabda ‘sebaik-baik kalian dalah orang-orang yang mempelajari Al-Qur’an kemudian mengajarkan kepada orang lain”
atau hadist yang lain masih dari Ustman ra,dia berkata:Nabi saw pernah bersabda “sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah orang yang mempelajarai Al-Qur’an kemudian mengajarkannya kepda orang lain”
Dan yang dimaksud dengan hadist ini adalah orang mau mengajarkan Al-Qur’an dengan ikhlas tanpa meminta imbalan dari apa yang dia ajarkan kepda orang lain,namun bila orang yang mengambil upah dari mengajar tentang Al-Quran maka tidak sama kemuliaannya,dan pahala yang di dapatkannya juga akan beda dengan orang yang ikhlas mengajarkannya.